in

TikTok Ternyata Dikendalikan Amazon, Karyawan Bongkar

TikTok Ternyata Dikendalikan Amazon, Karyawan Bongkar

Jakarta – TikTok diam-diam dikendalikan oleh Amazon. Hal ini diketahui dari pemberitahuan internal terhadap para karyawan TikTok.

Mereka diwajibkan menghindari hambatan dengan semua akun milik Amazon. Ini adalah dilaksanakan untuk melindungi hubungan komersial TikTok dengan perusahaan raksasa e-commerce selama Amerika Serikat (AS) tersebut.

Beberapa moderator konten diimbau untuk bukan mengambil tindakan negatif terhadap lebih tinggi dari 60 akun terkait Amazon di area TikTok, oleh sebab itu perusahaan Amerika Serikat itu menjadi pengiklan besar.

Menurut saluran komunikasi internal yang mana dilihat oleh The Guardian, staf yang digunakan memeriksa video TikTok serta meyakinkan mereka itu mematuhi pedoman konten disarankan untuk tidaklah menghapus akun yang dimaksud atau memberikan “tag” apapun.

Untuk diketahui, memberi tag pada video atau akun mampu menyebabkan akun yang disebutkan dihapus atau bukan ditampilkan pada laman ramai ‘For You Page’ (FYP).

TikTok menegaskan ini tidak kebijakan resmi perusahaan, demikian dikutipkan dari The Guardian, Selasa (19/12/2023).

Seorang juru bicara menyatakan tuduhan tentang kebijakan TikTok ini salah atau didasarkan pada kesalahpahaman.

Pedoman komunitas TikTok menyatakan, “pendekatan kami terhadap moderasi konten menggunakan kriteria yang dimaksud sama, tidaklah peduli siapa yang digunakan membuatnya”.

Alasan pengecualian Amazon terungkap di dalam Lark, sistem arahan internal TikTok. Mereka tampaknya sudah memperjelas pentingnya Amazon sebagai platform digital yang mana mengeluarkan iklan dengan bayaran tertinggi, kemudian keinginan agar sistem yang dimaksud melindungi hubungan tersebut.

Pesan tentang Amazon dikirim oleh ketua pasukan moderator TikTok. Pesan yang disebutkan dikirim pada obrolan grup oleh pimpinan jaringan kemudian manusia staf senior yang mana bertanggung jawab mengawasi keseluruhan situs.

The Guardian tidaklah mengamati bukti yang dimaksud menunjukkan bahwa pesan-pesan ini kemudian ditarik kembali oleh anggota staf senior.

Komunikasi internal lebih banyak lanjut yang tersebut dilihat oleh The Guardian mengindikasikan ada beberapa perusahaan lain yang tersebut tak disebutkan namanya di daftar yang dilindungi.

Ada dugaan bahwa peluncuran perusahaan-perusahaan yang mana ada di area pada daftar telah dilakukan menyebabkan beberapa moderator umumnya berhati-hati di menandai akun perusahaan besar lainnya sebab takut tidak ada mengikuti panduan internal tidaklah resmi.

Pesan ini ditandai ke beberapa moderator lain, pemimpin tim, lalu manajer. Tujuan dari adanya kelompok ini adalah untuk menyebarkan pembaruan kebijakan lalu menyebarkan informasi tentang moderator ke moderator, yang bertanggung jawab untuk “mengawasi” TikTok di area seluruh Eropa.

Seorang anggota staf TikTok berkata, “pesannya menyatakan jangan memoderasi akun Amazon”.

Pesan internal yang digunakan dilihat oleh The Guardian menunjukkan bahwa instruksi yang disebutkan dikirim setelahnya adanya langkah ‘salah’ yang tersebut diambil pada video dari akun Amazon.

Moderator akun Amazon diberitahu untuk tak melarang atau menandai akun resmi layanan Prime Video Amazon, yang dimaksud miliki 418,2 jt like dan juga secara teratur memposting klip dari film, wawancara dengan selebriti, lalu trailer. Akun lainnya dari Amazon termasuk Amazon Music, layanan streaming video game Twitch, lalu layanan buku audio Audible.

Akun yang dikontrol Amazon juga menyertakan akun TikTok resmi untuk database film IMDb, yang digunakan memiliki lebih banyak dari 45 jt suka. Total ada sekitar 60 akun.

Seorang juru bicara TikTok mengatakan, “tuduhan tentang kebijakan TikTok ini salah atau didasarkan pada kesalahpahaman, sementara The Guardian belum memberi kami informasi yang cukup tentang klaim mereka yang digunakan lain untuk diselidiki. Pedoman komunitas kami berlaku sejenis untuk semua konten di tempat TikTok”.

TikTok mengungkapkan pihaknya mempekerjakan 6.000 moderator pada Eropa serta mempunyai 40.000 orang yang mana bekerja dalam bidang keselamatan pada seluruh dunia.

Artikel Selanjutnya Bukti Baru China Jajah Global Lewat Ecommerce

Sumber : CNBC

Written by admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

iPhone 15 Kalah Telak, Bocoran Galaxy S24 Bikin Ngiler

iPhone 15 Kalah Telak, Bocoran Galaxy S24 Bikin Ngiler

Viral ‘Ndasmu Etik’ pada Medsos, Dampaknya Nyata ke Prabowo

Viral ‘Ndasmu Etik’ dalam Medsos, Dampaknya Nyata ke Prabowo