in

16 Negara yang dimaksud Menolak Paspor Israel, Ada Tetangga Indonesia

16 Negara yang mana dimaksud Menolak Paspor Israel, Ada Tetangga Indonesia

Jakarta – Israel adalah salah satu negara yang mana tidaklah diakui oleh banyak negara pada area dunia meskipun telah terjadi dijalani mendeklarasikan kemerdekaan pada 14 Mei 1948 silam.

Sejak mendeklarasikan kemerdekaan serta masuk sebagai anggota ke-59 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 11 Mei 1949, sebanyak 28 dari 193 anggota PBB, termasuk Indonesia, masih tak mengakui Israel sebagai sebuah negara.

Saat ini, terdapat beberapa negara yang digunakan menolak paspor dari Israel serta paspor lain yang tersebut itu mengandung stempel atau visa Israel. Hal ini ditetapkan sebagai bentuk dari tak ada mengakui Negeri Yahudi itu sebagai negara.

Berikut daftar negara yang menolak Warga Negara Israel untuk memasuki wilayahnya.

  1. Aljazair

  2. Bangladesh

  3. Brunei Darussalam

  4. Iran

  5. Irak

  6. Kuwait

  7. Lebanon

  8. Libya

  9. Malaysia

  10. Oman

  11. Pakistan

  12. Arab Saudi

  13. Sudan

  14. Suriah

  15. Uni Emirat Arab

  16. Yaman

Malaysia serta Brunei Darussalam adalah dua negara tetangga Indonesia yang mana sangat ketat dalam melarang warga Israel untuk memasuki wilayahnya.

Menurut berbagai sumber, pemegang paspor Israel terancam dijatuhi hukuman denda serta deportasi jika diketahui berkunjung ke Brunei Darussalam. Sementara itu, Pemerintah Malaysia mewajibkan para pemegang paspor Israel untuk mempunyai kesepakatan dari Menteri Dalam Negeri jika mempunyai keperluan mendesak di dalam dalam wilayahnya.

Terbaru, Amerika Serikat (AS) juga menyatakan bahwa pihaknya akan menolak menerbitkan visa bagi ekstremis Israel yang tersebut itu menyerang umum Palestina di dalam tempat Tepi Barat. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.

Blinken mengatakan, AS sudah dijalani menerapkan pembatasan visa bagi warga Israel, termasuk anggota keluarga dekat, yang dimaksud terlibat dalam penyerangan lalu gangguan perdamaian, keamanan, atau stabilitas dalam Tepi Barat, Palestina.

“Termasuk melakukan tindakan kekerasan atau mengambil tindakan lain yang dimaksud dimaksud secara berlebihan membatasi akses warga sipil terhadap layanan penting juga kebutuhan dasar,” ujar Blinken, dikutip dari Reuters, Senin (18/12/2023).

Selain AS, Inggris juga turut melarang warga Israel yang mana dimaksud melakukan kekerasan dalam Palestina untuk memasuki wilayahnya. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron.

“Kami melarang mereka itu yang mana bertanggung jawab atas kekerasan terhadap warga Palestina untuk memasuki Inggris demi memverifikasi negara kami tiada menjadi “rumah” bagi orang-orang yang mana dimaksud melakukan tindakan intimidasi ini,” ujar Cameron melalui akun X pribadinya (@David_Cameron).

Artikel Selanjutnya Wah! Cuma 3 Orang Ini Bebas Keliling Dunia Tanpa Paspor

Sumber : CNBC

Written by admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Krisis Seks dalam Korea Selatan Makin Gawat, Populasi Terancam

Krisis Seks dalam Korea Selatan Makin Gawat, Populasi Terancam

Yuk Rayakan Libur Natal juga Akhir Tahun di area area Vasa Hotel Surabaya

Yuk Rayakan Libur Natal juga Akhir Tahun di area Vasa Hotel Surabaya